Ini Langkah Awal Penanganan Bencana Angin Kencang di Paliko

Komunitas SikoLapau bersama BPBD membantu membersihkan ruas jalan yang terkena dampak angin kencang (Red)


SagoNews.com - Angin kencang yang melanda Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota (Paliko), berlangsung sejak Rabu (31/03) kemarin telah menimbulkan beberapa kerusakan materil. Beberapa ruas jalan di Kota Payakumbuh dikabarkan terkena pohon tumbang, sedangkan di Kabupaten Limapuluh Kota malah ada beberapa rumah warga yang tertimpa pohon.

Beruntung tim dari BPBD ke dua daerah tersebut bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) yang terdiri dari, PLN, Dinas PUPR, Dishub, Dinas LH dan warga (relawan). Cekatan dalam menangani bencana alam tersebut. Di Kota Payakumbuh, dikabarkan 22 titik yang terkena dampak cuaca ekstrem tersebut dan  telah diatasi dengan semangat gotong royong.

Menurut press release Plt. Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh, An Denitral didampingi Kabid rehab rekon Hermanto, kondisi itu telah dapat ditangani dengan semangat kebersamaan. "Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu," ucapnya dalam siaran relis humas tersebut.

Sedangkan langkah mitigasi bencana serupa di Kabupaten Limapuluh Kota, juga terpantau telah ditangani dengan baik oleh BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) dan gotong royong warga. Kalaksa BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir, mengatakan memang pada situasi saat sekarang ini kita sangat membutuhkan semangat gotong royong dari warga, apalagi luas Kabupaten Limapuluh Kota yang dirasa belum mampu untuk ditangani keseluruhan dengan cepat oleh BPBD maupun TRC.

"Kami sangat berharap dan menghargai semangat gotong royong, bantu - membantu antar warga. Apabila ada rumah tetangga yang terkena dampak angin kencang. BPBD saat ini terus berkoordinasi dengan TRC, relawan, pemerintahan jorong, nagari untuk menangani situasi terkini," ucapnya. (frp)