Dukungan 27.347, Desembri-Wardi Terhenti dalam Seleksi Administrasi Pilkada Limapuluh Kota

Pasangan Desembri - Wardi (De-Wa) mengucapkan terimakasih atas dukungan dari relawan dan masyarakat (red)


Limapuluh Kota, SagoNews.com -
Upaya pasangan Desembri-Wardi Dt. Parpatiah Nan Sabatang untuk ikut serta dalam Pemilukada Serentak 2024 di Kabupaten Limapuluh Kota melalui jalur perseorangan harus terhenti pada tahap Seleksi Administrasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Limapuluh Kota. Seleksi ini berakhir pada tanggal 16 Mei 2024, setelah masa perpanjangan 3x24 jam dari terbitnya Berita Acara penyerahan syarat dukungan bagi calon perseorangan.

Desembri, Bakal Calon Bupati Limapuluh Kota yang diusung oleh para tokoh dan masyarakat melalui jalur perseorangan, menyatakan bahwa kegagalan mereka disebabkan oleh hal-hal teknis dan waktu yang sangat terbatas.

"Kami mulai mengumpulkan syarat dukungan berupa surat pernyataan model B.1-KWK-PERSEORANGAN dan fotokopi KTP masyarakat pada 20 April 2024. Dimulai dengan mengajak masyarakat bergabung menjadi relawan BASANDI (Barisan Sahabat Desembri-Wardi). Selanjutnya, kami melaksanakan bimbingan teknis untuk tim dan kemudian tim turun ke masyarakat untuk mengenalkan calon. Jika masyarakat setuju dengan pasangan Dewa ini, mereka memberikan dukungannya," jelas Desembri.

Desembri menambahkan bahwa setelah dukungan masyarakat terkumpul, setiap data pendukung diinput ke dalam file yang disediakan oleh KPU, sementara bukti surat dukungan model B.1-KWK-PERSEORANGAN discan dan diunggah ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Dengan upaya yang telah dilakukan, pasangan Dewa berhasil mengumpulkan 27.347 dukungan melebihi dari persyaratan minimal yang hanya 24.829 sesuai keputusan KPU Kabupaten Limapuluh Kota yang diserahkan ke KPU pada tanggal 12 Mei 2024. Namun, saat penyerahan berkas ke KPU, mereka hanya berhasil mengunggah 123 data ke Silon. Berdasarkan surat KPU RI Nomor 707/PL.02.2-SD/05/2024 tentang Penyerahan Syarat Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan dalam bentuk fisik dan digital, waktu penginputan data dan pengunggahan dokumen diperpanjang selama 3x24 jam setelah berita acara penerimaan diterbitkan.

"Sampai masa perpanjangan berakhir, tim kami hanya berhasil menginput dan memindai 22.758 data serta mengunggah 4.589 data ke Silon" ungkap Desembri di Posko tim Dewa di kompleks Perkantoran Digital Business Park Sungai Kamuyang.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Semua tim bekerja dengan baik, namun hasilnya belum sesuai harapan. Pengalaman ini memberi banyak pelajaran bagi kami yang baru pertama kali ikut serta dalam aktivitas politik ini. Tahapan ini merupakan keberhasilan yang tertunda," tambah Desembri, yang pernah menjabat sebagai Ketua Baznas Limapuluh Kota periode 2017-2022.

Desembri juga mengucapkan terima kasih kepada semua tim dan penyelenggara Pemilukada, KPU, dan Bawaslu yang telah bekerja secara maksimal, serta mengucapkan selamat kepada pasangan perseorangan lainnya yang berhasil melewati tahapan berikutnya.

"Kami, pasangan Desembri-Wardi Dt. Parpatiah Nan Sabatang, mengucapkan terima kasih kepada semua tim yang bekerja keras tanpa mengenal waktu untuk membantu kami lolos seleksi administrasi ini. Semoga usaha kita menjadi amal ibadah karena niat tulus kita untuk perubahan Limapuluh Kota. Kami juga berterima kasih kepada KPU dan Bawaslu Limapuluh Kota yang telah melaksanakan tugasnya sesuai aturan," ujarnya.

Sebagai aktivis yang telah banyak mendedikasikan dirinya untuk Luak Limo Puluah, Desembri dilirik oleh berbagai partai politik untuk memimpin Limapuluh Kota. "Kita terus menjalin hubungan dan melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai," tutup Desembri.

Desembri selama ini dikenal sebagai aktivis dan tokoh yang memiliki pemikiran serta gagasan yang dapat mendorong terciptanya masyarakat dan daerah yang lebih baik. Hal ini membuatnya dilirik oleh partai politik untuk tetap ikut pilkada melalui partai politik yang ada.

Ketika ditanyakan mengenai hal ini, Desembri menjawab, "Saat ini, memang kita sedang menjalin komunikasi dengan partai politik. Jika nanti ada kecocokan dalam hal visi dan misi, tentu saja akan ada pembicaraan lebih jauh," kata Desembri.

Tokoh Muhammadiyah Sumatera Barat ini dipandang cukup mampu oleh berbagai pihak untuk memimpin Limapuluh Kota ke depan. Sebagai kandidat Doktor di UIN Bukittinggi, beliau dianggap memiliki basis intelektual yang sangat memadai, dan sebagai aktivis sejak usia remaja di berbagai organisasi, beliau memiliki jaringan yang sangat luas. Hal ini diungkapkan oleh Wardi Dt. Parpatiah Nan Sabatang di akhir wawancara dengan media ini. (Ril)