Diskusi Ekslusif Calon Wali Nagari Situjuah Banda Dalam Lakon Siska : Mari Berinovasi Majukan UMKM & Petani

Lakon Sika bersama Ketua Karang Taruna Situjuah Banda Dalam Yorry Anetof ditemui oleh Hadid Qosim dan Fadli  Riansyah (Owner Kawa Naiak Daun dan Sago Green Coffee)


Limapuluh Kota, SagoNews.com - Owner Kawa Naiak Daun, Hadid Qosim dan Owner Sago Green Coffee, Fadli Riansyah Putra, didampingi ketua Karang Taruna Nagari Situjuah Banda Dalam, Yorry Anetof, menemui Lakon Siska, Kamis (12/5).

Tokoh muda Kabupaten Limapuluh Kota yang sedang maju sebagai calon walinagari Situjuah Banda Dalam dengan nomor urut 4  itu, ditemui oleh ke dua pelaku UMKM itu untuk mewujudkan cita - cita UMKM berkemajuan dan naik kelas.

Diketahui, Sago Green Coffee merupakan merek usaha asli Situjuah Banda Dalam yang telah berdiri sejak 2017 dan telah menembus pasar internasional. Begitu juga dengan Kawa Naiak Daun yang belakangan ikut dalam pameran di Mandalika International Sirkuit, dalam ajang Moto GP.

"Sebenarnya kami disini untuk mengucapkan terimakasih kepada Uda Lakon Siska, yang telah membantu menjembatani Kawa Naiak Daun sehingga mampu bersaing dengan produk - produk dari daerah lain," ucap Hadid diamini oleh Fadli Riansyah.

Hal senada juga diutarakan oleh Fadli, menurutnya karena bantuan, arahan dan sentuhan dari senior - senior makanya produk - produk asli kita bisa diterima oleh pasar. Kalau tidak ada senior dalam berbisnis atau mentor, pastinya bisnis kita akan jalan ditempat.

"Termasuk kepada pihak - pihak lain yang telah membantu pelaku UMKM, kita juga mengucapkan ribuan terimakasih," ucap ke dua orang pemuda asli Situjuah Banda Dalam itu.

Gayung bersambut, Lakon Siska juga mengatakan jika dirinya terpilih sebagai Wali Nagari Situjuah Banda Dalam, maka akan merangkul semua pelaku UMKM yang ada. Seperti kue sopik, pongek situjuah, dendeng pucuak ubi, rendang Situjuah, termasuk di bidang kerajinan dan fashion. Dengan salah satu cara melibatkan seluruh pelaku UMKM di Bumnag dan menghidupkan Rumah UMKM Situjuah Banda Dalam.

"Inovasi adalah kunci untuk mewujudkan UMKM yang lebih maju, setelah itu kita baru sinergi agar lebih maju. UMKM kita sudah butuh sentuhan tekhnologi dan informasi (IT) sehingga mampu menembus pasar," ucap Lakon Siska, diamini Yorry Anetof.

Tak sampai disitu, Lakon Siska juga menyinggung persoalan petani. Menurutnya akan mengupayakan bagaimana, hasil pertanian di Situjuah Banda Dalam dapat langsung dibeli oleh konsumen dari petani. Sehingga memotong rantai tataniaga, pembeli bisa dapat harga standar dan petani masih tetap dapat untung yang lebih.

"Kita hidupkan gudang tani dan buah yang sudah ada, kita kelola secara bersama dan profesional, mudah - mudahan," pungkasnya. (Red)

Foto Kopi Sago di Luar Negeri, Belgia