Walikota Payakumbuh Ketujuh



SagoNews.com - Capten H. Josrizal Zain SE ME dan Ir. H. Benny Muchtar MM Terpilih Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh Ketujuh

Josrizal Zain dan Benny Muchtar berhasil terpilih menjadi walikota dan wakil walikota Payakumbuh periode 2002-2007 yang dilantik pada tanggal 23 September 2002 di GOR M. Yamin Payakumbuh. Dan pelantikan ini dihadiri oleh Ketua DPRD H. Chin Star, Gubernur Sumbar Zainal Bakar, dan lain - lain.

Pasangan walikota dan wakil walikota ini memiliki rencana untuk menjadikan Payakumbuh sebagai kota agroindustri, perdagangan, dan wisata budaya dengan 3 pilar pembangunan.

Pilar pertama melalui pengembangan ekonomi warga kota melalui 14 sektor dan 65 kegiatan. Pasangan ini meningkatkan investasi, perluasan lapangan kerja dan usaha, produksi dan perluasan pemasaran, melengkapi sarana dan prasarana kota.

Ada 15 jenis usaha yang ditawarkan pemerintah kota kepada investor di antaranya pembangunan shooping centre, pasar konveksi, pasar satelit, pengembangan agrobisnis dan agribisnis, industri kemasan air mineral, rest point wisata Ngalau Indah, pembangunan lapangan golf dan hotel berbintang, rumah potong dan pasar ternak, sumber pembangkit listrik tenaga air.

Pembangunan pilar kedua merapikan tatanan masyarakat kota melalui 5 sektor dan 31 kegiatan. Di antaranya meningkatkan pendidikan, derajat kesehatan, iman dan taqwa, wawasan kebangsaan, perbaikan penegakkan hukum, pengembangan budaya anak nagari.

Sedangan pembangunan pilar ketiga yaitu menjadikan payakumbuh sebagai kota agrobisnis, kota perdagangan, dan kota wisata budaya. Namun segala strategi untuk hasil maksimal di ketiga pilar tersebut belum terwujud dengan baik pada tahun 2002-2003. Sementara pada urusan pemerintah tentang ide-ide kreatif dan inovasi belum muncul karena masih terbiasa dengan gaya lama orde baru yang selalu menunggu perintah pimpinan.

Pada tahun 2004, kedua pasangan ini memutar strategi dengan pilar pembangunan yang keempat yaitu bidang agama, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Namun hasilnya juga belum maksimal. Satu-satunya prestasi Payakumbuh di tahun itu hanya sebagai Kota Sehat Tingkat Pembinaan.

Namun pada tahun 2004 ini Payakumbuh kembali mengadakan pesta demokasi yaitu Pemilu Calon Legislatif. Dan ketua DPRD terpilih saat itu adalah H. Jendrial sebagai ketua, H. Asmadi Taher sebagai wakil ketua. Sedangkan anggota terpilih lainnya adalah Chandra Setipon, H. Nusyrwan, Marhidayanti, Poppy Oktavia, Zuhril Amal, Abdul Khair, H. Sudirman Rusma, Mirwan, Roza Irwandi, Widya, Armi Khalis, Tri Venindra, Wardi, Nasril Suri, Kamrizal, Supardi, Syafril, ZA Dt. Tuluh, Syukri Najar.

Dalam perjalanan waktu, DPRD Payakumbuh mengalami perubahan anggota yaitu Poppy Oktavia digantikan oleh Hurisna Jamhur, Zuhril Amar digantikan Syukri Yusuf, Syukri Najar digantikan Anwar Bey.

Pada bulan Mei 2005, Benny Muchtar menyatakan mengundurkan diri menjadi wakil walikota. Dan pada tahun tersebut, Josrizal Zain yang menjalankan pemerintahan yang sendirian itu berhasil menuai prestasi di antaranya penghargaan Piala Adipura, Kota Sehat Tingkat Pembinaan, Bhakti Koperasi dan Satya Lencana yang diberikan langsung oleh Presiden SBY. 

Selain itu, di tahun yang sama, dikeluarkannya pemberian Izin Operasional Sekolah Tinggi Tekhnik Payakumbuh (STTP).

Tahun 2006, Walikota Josrizal Zain membuat kebijakan untuk fokus kepada perkoperasian, pertanian, perikanan, perindustrian, perdagangan dan pariwisata. Dan pada tahun itu juga Payakumbuh meraih Piala Adipura, Piala Kota Sehat Pemantapan, Satyalencana Pembangunan, Penghargaan Aksara Madya, Prakarsa Pembangunan Manusia Indonesia. 

Tahun 2006 ini, pemerintah meluncurkan program menggratiskan pembuatan KTP dan biaya berobat ke rumah sakit dan puskesmas.

Pada tahun 2007, Payakumbuh juga menyabet penghargaan Piala Adipura, Aksara Madya. Di tahun ini pemerintah telah berhasil memfasilitasi masyarakat membuat WC dan ISSDP yang bekerjasama dengab Bappenas menjadikan Payakumbuh sebagai daerah percontohan program sanitasi dan kota sehat tingkat nasional. Selain itu Payakumbuh telah merenovasi 452 unit rumah warga miskin dari 2000 unit yang akan direnovasi. (Red)

Penulis : Feni Efendi 

Daftar Pustaka: Fajar Rillah Veski dan Rendra Trisnadi, 40 Tahun Kota Payakumbuh: dari Soetan Oesman hingga Josrizal Zain