Kapolres Payakumbuh Apresiasi Kesiapan Kampung Tangguh Covid-19 Kayu Tanam Halaban


Limapuluh Kota, SagoNews.com - Setelah dilakukan evaluasi selama sepekan, jajaran Polres Payakumbuh menemukan beberapa posko relawan mandiri pencegahan Covid-19 yang sudah banyak tutup karena kelelahan dan tinggal beberapa saja yang masih bertahan.

Salah satu di antaranya, Posko Relawan Mandiri Jorong Kayu Tanam, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota masih semangat beroperasi secara mandiri mendisiplinkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan sebelum masuk kampung dan melakukan kegiatan pencegahan lainnya

Mendengar kemandirian dan semangat tersebut, Kapolres Payakumbuh bersama pejabat Polres berkunjung ke Posko Covid-19 Kayu Tanam untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada relawan yang sedang bertugas.

Didampingi oleh Wakapolres Kompol Arie SN, Kabag Ops Kompol Bresman, Kabag Sumda Kompol Russirwan, Kabag Ren Kompol Zulman Effendi, Kasat Binmas AKP Hikmah, Kasat Sabhara AKP Aknopolindo dan Kapolsek Luhak AKP Amirwan, Kapolres mempelajari aspek administrasi, operasional dan sarana-prasarana pendukung di posko tersebut.

Kapolres memberikan bantuan APD dan tali asih kepada relawan posko mandiri Covid-19.

“Kami melihat Posko Relawan Covid-19 Kayu Tanam memenuhi syarat sebagai representasi dari Kampung Tangguh dalam penanganan Covid-19, mereka lengkap dari segi administrasi, operasional, sarana prasarana, juga ketahanan pangan“, ujar Kapolres.

Eri Ketua Relawan Kampung Tangguh, Nagari Labuh Gunung, Kab. 50 Kota menunjukkan kelengkapan sarana prasarana meliputi posko, dapur umum, 2 unit tempat cuci tangan, handsanitizer, APD, tangki untuk penyemprotan cairan disinfektan, bilik antiseptik untuk orang dan untuk kendaraan, masker, dan pengecek suhu tubuh.

Eri menjelaskan, dari segi operasional, kegiatan relawan kampung tangguh juga aktif mendisplikan warga yang lewat melalui posko, warga yang lewat wajib cuci tangan dan gunakan masker, bersama petugas medis melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah warga yang berkontak dengan warga yang positif Covid-19, pendataan dan pengawasan isolasi mandiri, sosialisasi dan lain-lain.

Kemudian lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa dari aspek ketahanan pangan, relawan membeli Sembako dari sumber donasi warga yang lewat untuk diberikan kepada warga yang isolasi mandiri.

“Karena pertimbangan kemanusiaan pak, untuk menjaga kampung dan sanak keluarga“, ujar Eri saat ditanya Kapolres terkait poskonya yang masih tetap semangat bekerja di saat yang lain sudah kelelahan.

Sambil menyerahkan bantuan operasional dan APD, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan atas dedikasinya dalam menjaga kampung dari penyebaran Covid-19 sekaligus menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

“Rekan-rekan hebat, gotong royong, swadaya dan mandiri dalam bekerja, ini mulia sekali. Relawan masih tetap bertahan di saat yang lain sudah kelelahan. Tetap semangat rekan-rekan, kami betul-betul apresiasi atas dedikasi rekan-rekan“, pesan Kapolres kepada relawan. (Rel/frp)