Disambut Bupati, Sekretaris Mentri Koperasi dan UMKM Turun ke 50 Kota, Harapkan Pertumbuhan Signifikan

Sambut Kunjungan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Bupati Lima Puluh Kota Dorong Pertumbuhan Sektor Ril


Limapuluh Kota, SagoNews.com - Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI. Arif Rahman Hakim, di Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Kabupaten Lima Puluh Kota di Jorong Ketinggian Nagari Sarilamak Kecamatan Harau, pada Sabtu, (17/4/2021).

Selain silaturahmi, kunjungan ini terkait wujud kesungguhan pemerintah pusat dalam pembinaan dan pengembangan serta membangkitkan UMKM dan perekonomian di Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan, ada sekitar 212 Koperasi dan 7014 UMKM di Kabupaten Lima Puluh Kota yang tengah dilakukan pemberdayaan dan pengembangan serta promosi di tingkat nasional.

"Selaras dengan visi misi kami bersama pak Wakil Bupati dalam mewujudkan Kabupaten Lima Puluh Kota Madani, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Dengan salah satu misinya meningkatkan SDM, serta mendorong pertumbuhan sektor ril yang diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Lima Puluh Kota,"terangnya.

Dalam melakukan pengembangan dan pemberdayaan terhadap UMKM, Bupati Lima Puluh Kota itu berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan singronisasi agar sejalan dengan program pemerintah provinsi dan pusat sehingga dapat lebih terarah dan terencana.

"Kami mengucapkan terimkasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI sehingga telah berdiri PLUT di Kabupaten Lima Puluh Kota yang telah kami manfaatkan untuk kepentingan masyarakat dalam usaha meningkatkan perekonomian baik secara langsung maupun online," ucapnya.

Dihadapan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo berharap untuk melakukan revitasisasi PLUT dan pengembangan rumah digital yang sesuai dengan tuntutan jaman agar produk UMKM dapat dipasarkan di market moderen.

"Kami mohon bimbingan dan kekerjasamanya agar dapat searah dengan Kementerian Koperasi UKM. kami optimis dan berharap besar agar UMKM bisa maju dan berkembang di Kabupaten Lima Puluh Kota," pintanya.

Sementara itu dalam sambutannya, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengaku, Kementerian Koperasi dan UKM telah menyiapkan 4 item besar dalam pemberdayaan dan upaya membangkitkan pertumbuhan UMKM di Indonesia, termasuk melakukan penyesuaian organisasi yang ada di Kemenkop UKM, sehingga sinergitas antar pusat dan daerah dapat ditingkatkan  dalam memajukan UMKM ini.

Menurutnya, penyesuaian organisasi itu memungkinkan adanya Deputi Bidang Usaha Mikro yang bertugas melakukan transformasi pelaku usaha mikro dari informal ke formal. Deputi tersebut akan melakukan pendampingan dan penyediaan mentor, baik di pusat ataupun di daerah.

"Mentor tersebut PLUT, pendampingan seperi PPKL (Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan) yang dikoordinir oleh dinas yang membidangi koperasi dan UKM di daerah. Sehingga PLUT akan berperan sebagai pusat konsultasi bisnis dan inkubator dengan menumbuhkan wirausaha," terang Arif.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM itu menargetkan untuk menumbuhkan wira usaha muda kreatif dengan pendampingan, serta memanajemen koperasi agar menjadi modern sesuai dengan kegiatan prioritas Kemenkop UKM saat ini di antaranya menumbuhkan 100 koperasi modern.

"Mudah mudahan bapak Bupati bisa mnyusun kebijakan prioritas sesuai kebijakan kami, agar bisa sejalan dan PLUT ini akan berperan optimal sesuai dengan kemampuan pendanaan dari kementrian koperasi UKM," terang Arif

Selain Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo bersama Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, hadir pada kesempatan itu inspektur kementerian koperasi Heru Berdikarianto, Kepala biro perencanaan, Ir. Bastian Kabag monitoring, Bahestikhan, Kadis Koperasi UKM Sumatera Barat Nasrizal, MP, Ketua TP PKK Kabupaten Lima Puluh Kota, Nevi Zulvia Safaruddin, Kadis UMKM Kabupaten Lima Puluh Kota Ayu Mitria Fadri serta para pelaku UMKM.