Pemerintah Ampek Nagari Studi Tiru ke Nagari Situjuah Batua



Limapuluh Kota, SagoNews.com -
Camat Ampek Nagari Roza Syafdefianti, S.STP.M.Sc mengajak seluruh Wali Nagari beserta staf di Kecamatan Ampek Nagari itu datang untuk study tiru ke Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Guna melihat bagaimana cara pengelolaan sampah di Nagari Situjuah Batua itu.” Rabu ( 22/12/21 ).


“Rombongan ini berjumlah 23 orang, terdiri dari Camat Ampek Nagari Roza Syafdefianti, S.STP.M.Sc beserta Staf dan wali Nagari Bawan, Wali Nagari Batu Kambing,Wali Nagari Sitalang,Wali Nagari Sitanang beserta seluruh Wali Jorong setiap Nagarinya dan ikut juga hadir Karang Taruna Rajo Nan Sati Nagari Bawan, yang Kunjungan itu selama dua hari mulai dari tanggal 21/12/21 dan berakhir pada tanggal 22/12/21.


“Kedatangan rombongan ini disambut hangat oleh Wali Nagari Situjuh Batua, Ketua Bamus, Lembaga Adat, Babinsa dan seluruh staf di Pemerintahan Nagari Situjuah Batua Kecamatan Limo Nagari.


Dalam sambutan Wali Nagari Situjuah Batua, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan partisipasinya dalam rangka Study Tiru ke Nagari nya dan Wali Nagari Situjuah Batua itu juga, mengucapkan kami sangat bangga atas kedatangan pemerintah kecamatan Ampek Nagari sudah mau berkunjung kenagarian kami,dan kami mengucapkan selamat datang di Nagari Kami, di Nagari Transparansi dan selamat Datang di Nagari Bersih, Nagari yang bebas dari sampah, kami mengelola sampah disini tidak semudah membalikkan telapak tangan disini anak – anak, Remaja, Orang dewasa tidak mau lagi membuang sampah sembarang.”Ucapnya.


“Wali Nagari Itu menambahkan Kami selalu berfikir, bagaimana pemerintah Nagari Situjuah Batua bisa mengelola sampah yang menjadi persoalan serius bagi Situjuah batua. Paling tidak, setiap  hari, ada 2 ton sampah yang dihasilkan di Situjuah Batua dan itu umumnya adalah sampah plastik.”


dengan kekuatan masyarakat dan kekompakan antar lembaga yang ada di Situjuah Batua,  pemerintah nagari Situjuah Batua berani mengelola sampah. Kini, ada 1.000 tong sampah yang ditebar di rumah penduduk, perkantoran, dan sekolah di Situjuah Batua. Bila sudah penuh, tong-tong sampah itu dibongkar setiap harinya oleh 5 petugas kebersihan yang ditunjuk pemerintah nagari Situjuah Batua, kemudian diangkut dengan menggunakan 2 becak motor dan 1 unit mobil.


Sampah tersebut sebagian dikelola di rumah Kompos yang disiapkan BumNag dan pemerintah Nagari Situjuah Batua, Sedangkan sebagian lainnya, kami buang ke TPAS Regional Sumbar di Taratak, Padang karambia, Kota Payakumbuh, melalui kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Lima puluh Kota.”Tambahnya.


“Dia juga menyebut, dalam pengelolaan sampah ini, partisipasi masyarakat Situjuah Batua sangat tinggi. Bahkan, masyarakat setiap bulannya, membayar iuran Rp10 ribu setiap keluarga, Sedangkan perkantoran dan sekolah di Situjuah Batua, membayar iuran sampah sebesar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu setiap bulannya. Ini diatur melalui  melalui Peraturan Wali Nagari Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah.”Lanjutnya .


“Selanjutnya Wali Nagari Situjuah Batua menambahkan merasa senang masih banyak yang peduli dengan pengelolaan sampah dan lingkungan, semoga dengan melihat dan mempelajari cara kami bagai mana mengelola sampah semoga nantinya bisa mencoba dan mengaplikasikan menerapkan di Kabupaten atau di Kecamatan dan dinagarinya.” tutupnya.


“Camat Ampek Nagari. Roza Syafdefianti, S.STP.M.Sc. mengucapkan terimakasih atas sambutan kedatangan kami rasanya bangga sudah bisa berkunjung ke Nagari ini Nagari yang bebas dari sampah semoga ilmu yang Akan kami bawa ke kecamatan Ampek Nagari berguna dan bisa kami terapkan di kecamatan kami”.


Camat Ampek Nagari menyebutkan,Kami pemerintah Kecamatan Ampek Nagari akan meniru praktik-praktik pengelolaan sampah yang telah dijalankan di Kecamatan Situjuah Batua Kabupaten Lima Puluh Kota.


“Nanti akan kami aplikasikan di Kecamatan kami bagai mana cara mengelola sampah seperti yang sudah di jalankan di kecamatan Situjuah Batua ini,” Pungkanya kepada awak media.


Roza Syafdefianti, S.STP.M.Sc Camat Ampek Nagari Itu menambahkan Kampung Edukasi Sampah ini merupakan kampung yang inovatif di kabupaten Lima Puluh Kota dan seringkali mendapat prestasi kunjungan dari luar Kabupaten/kota.


“Kami berharap prestasi di kampung ini bisa ditularkan ke semua wilayah di Kecamatan Ampek Nagari,di Nagari Bawan, Nagari Batu Kambing, Nagari Sitalang dan Nagari Sitanang maupun untuk ditiru Kabupaten/kota lainnya.” tutupnya.

(Red/Adw)