Dialog terbuka Bupati Kabupaten Agam Dengan Sejumlah Kelompok Perhutanan Sosial Yang Ada Di Kabupaten Agam



Bupati Kabupaten Agam, Dr. H. Andri Warman menghadiri acara forum dialog terbuka di aula kantor camat Kecamatan Baso Rabu, 15 November 2023. Acara ini juga di hadiri oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat,  beberapa OPD yang ada di Kabupaten Agam yaitu KPHL Agam Raya dan Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Agam, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Bapeda Agam, Kapolsek Baso, Wali Nagari se-Kabupaten Agam. Beberapa pihak Swasta/NGO juga menghadiri acara ini seperti  KKI Warsi, PT. FAM dan Human Inisiative (HI), WRI dan Perkumpulan QBAR. Acara tersebut  bertujuan untuk membangun komitmen dari para pihak untuk pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan yang ada di Kabupaten Agam, sekaligus pengukuhan Forum Komunikasi Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat Nagari (FKPHBMN).


KFPHBMN merupakan gabungan dari kelompok Perhutanan Sosial 14 hutan nagari, 5 HKM (Hutan Kemasyarakatan) yang telah mendapatkan legalitas dari Kementrian Kehutanan. Awal terbentuknya KFPHBMN yaitu 19 Mei 2023, dan luas hutan yang sudah mendapat izin legalitas yaitu seluas 7,3% dari luas hutan di Kabupaten Agam. Tujuan forum ini dibentuk untuk mengumpulkan pusat data perhutanan social, media berbai informasi, advokasi seluruh kegiatan social di seluruh perhutanan.

Acara diawali dengan pemaparan program yang dilaksanakan oleh Kelompok Perhutanan Sosial yaitu pohon asuh, dan dilanjutkan dengan pengasuhan tiga pohon oleh Bupati Agam di tiga Nagari Yang berbeda, yaitu Nagari Pasia Laweh, Nagari Simarasok dan Nagari Tigo Koto Silungkang. Kemudian acar dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat pohon asuh oleh Wali Nagari Simarasok, Wali Nagari Pasia Laweh dan Nagari Tigo Koto Silungkang kepada Bupati Agam  Dr. H. Andri warman. Kita berharap dengan dimulainya pengasuhan pohon oleh Bupati Agam dapat menjadi jalan pembuka bagi masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga pohon dan menghindari penebangan pohon secara illegal. Acara dilanjutkan dengan persentasi oleh Muhammad Zakir selaku ketua dari Forum Komunikasi Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat Nagari (FKPHBMN) Kabupaten Agam terkait kegiatan yang sedang dilakukan oleh Kelompok Perhutanan Sosial dan dilanjutkan dialog antara anggota PS dengan Bupati Agam.

Pada forum tersebut Direktur KKI Warsi memaparkan bagaimana praktik baik Kabupaten Merangin dalam memberikan dukungan terhadap pengembangan dan pengelolaan sumber daya alam terkhusus nya terhadap pelaku Perhutanan Sosial, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masysrskat yang hidup di sekitar hutan. Adapun dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat telah melakukan dukungan terhadap para pelaku Perhutanan Sosial dan juga telah memberikan banyak bantuan berupa alat ekonomi kreatif dan budidaya lebah madu tanpa sengat (galo-galo).

 Tanggapan dari forum adalaha setiap ekowisata yang ada di seluruh Perhutanan Sosial yang ada di Kabupaten Agam memiliki kelompok wisata masing-masing dan sudah berpenghasilan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, akan tetapi masih memiliki kendala terhadap sarana dan prasarana jalan untuk menuju lokasi wisata.

Dari dialog yang dilakukan oleh anggota Perhutanan Sosial dengan Bupati Agam  dan seluruh yang hadir dalam Forum tersebut, dapat mencapai tujuan dan hasil yang sangat baik, yaitu pemerintah Kabupaten Agam, OPD terkait dan Wali Nagari se-Kabupaten Agam berkomitmen dan mendukung seluruh kegiatan kelompok Perhutanan Sosisal. Sehingga kedepannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di area hutan tanpa harus merusak hutan itu sendiri.


















Data pohon yang di asuh oleh Bupati Kabupaten Agam




Dokumentasi penyerahan sertifikat pohon asuh oleh Wali Nagari Kepada Bupati