Usaha Ternak Ikan Lele Sebagai Upaya Pemanfaatan Kembali Embung Air Songsang, di Nagari Taeh Bukik



Oleh : Weriantoni, S.E., M.Sc
Farel Andeni

SagoNews.com on 03 Desember 2023 - 
Keindahan pesona Kabupaten Lima Puluh Kota memang tidak ada habisnya. 
Beragamnya objek wisata yang dapat ditemui menjadi potensi unggulan yang dapat ditemukan di daerah sini. Semua objek wisata hampir dapat ditemui di berbagai sudut wilayah. Sayangnya, tidak semua objek-objek wisata tersebut dapat bertahan dengan segala permasalahan yang dihadapi, salah satunya adalah objek wisata Bendungan Air Songsang di Nagari Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sempat menjadi salah satu objek wisata yang ada di nagari, kini kondisi Embung Air Songsang sangat tidak terawat dan terlupakan oleh masyarakat dan aparatur pemerintah. Keadaan bendungan yang masih baik dan luasnya genangan air yang hampir menyerupai danau sangat memiliki potensi untuk dikembangkan. 

Jika kita berkunjung langsung ke Embung Air Songsang sekarang ini, maka kita akan berpikir alangkah sangat disayangkan jika objek seperti ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah sekitaran daerah Taeh Bukik.  

Maka dari itu perlu adanya pengelolaan kembali terhadap embungan atau danau Air Songsang ini, agar masyarakat sekitar dapat memanfaatkannya menjadi usaha tambahan yang dapat dijalankan. Salah satu yang dapat kita lakukan adalah memanfaatkan embung menjadi tempat usaha ternak lele dengan menganalisa usaha menggunakan analisis SWOT.

Analisis SWOT adalah keseluruhan evaluasi tentang kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman perusahaan atau cara untuk mengamati lingkungan pemasaran eksternal dan internal. (Philip Kotler dan Kevin Lane Keller, 2018:51). Dalam analisis SWOT terdiri dari empat unsur utama, yang terdiri dari: Kekuatan (Strenght) Kekuatan adalah unsur-unsur yang menjadi pegangan kekuatan apa yang dimiliki. Dengan mengetahui kekuatan, potensi usaha dapat dikembangkan menjadi lebih tangguh hingga mampu bertahan dan mampu bersaing untuk pengembangan selanjutnya. Kelemahan (Weakness) Kelemahan adalah segala faktor yang tidak menguntungkan atau merugikan bagi potensi usaha yang akan dikembangkan. Peluang (opportunities) Peluang adalah semua kesempatan yang ada sebagai kebijakan pemerintah, peraturan yang berlaku atau kondisi perekonomian nasional atau global yang dianggap memberi peluang bagi pengembangan potensi usaha untuk tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang. Ancaman (threaths) Ancaman adalah hal-hal yang dapat mendatangkan kerugian bagi potensi usaha yang akan dikembangkan.

Maka jika kita kaitkakan antara potensi usaha ternak lele dengan keadaan embung saat ini dengan menggunakan Analisa SWOT maka dapat kita klasifikasikan menjadi berikut ini :Kekuatan (Strenght) Budidaya ikan lele memiliki banyak kelebihan yang dapat dijadikan landasan bisnis yang kokoh. Pertama, ikan lele dikenal sebagai ikan air tawar yang memiliki pertumbuhan cepat dan toleransi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Jika dapat menciptakan lingkungan yang optimal maka ikan lele dapat tumbuh dengan pesat dan memberikan hasil yang memuaskan. 

Kedua, ikan lele dikonsumsi masyarakat dalam jumlah besar. Permintaan pasar terhadap ikan lele terus meningkat, begitu pula kesadaran akan manfaat nutrisi dari ikan ini. Dalam hal ini, terdapat peluang besar untuk menjual hasil panen secara luas dan memperoleh keuntungan yang menarik.
Kelemahan (Weeknesses) Meski prospek budidaya ikan lele sangat menjanjikan, namun ada beberapa kerentanan yang perlu diperhatikan yaitunya ikan lele merupakan jenis ikan yang memerlukan pengelolaan khusus yang ketat. Kualitas air yang buruk dan kualitas makanan yang menurun dapat menurunkan pertumbuhan ikan dan meningkatkan risiko penyakit. Oleh karena itu, mengelola budidaya ikan lele memerlukan pengetahuan dan keterampilan manajemen yang memadai. harga jual ikan lele lebih fluktuatif dibandingkan hasil laut lainnya.Hal ini dapat mempengaruhi margin keuntungan budidaya ikan lele. Oleh karena itu, stabilitas harga dan strategi pemasaran yang tepat sangat penting untuk mengatasi kelemahan tersebut.

Peluang (Opportunities) Budidaya ikan lele juga menawarkan banyak peluang yang dapat menjadi landasan kesuksesan jika tingginya permintaan pasar terhadap ikan lele memberikan peluang besar untuk merebut pangsa pasar yang lebih besar.Dengan menjaga kualitas produk dan membina hubungan baik dengan mitra bisnis, kami dapat mencapai peningkatan keuntungan yang stabil dalam jangka panjang. Teknologi budidaya ikan lele semakin berkembang. Inovasi seperti konservasi energi, teknik pembuangan limbah, dan pemberian nutrisi yang cukup dapat meningkatkan efisiensi budidaya ikan lele. Mengikuti perkembangan teknologi terkini dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis Anda. Kondisi embung yang cukup luas dan menyatu dengan alam menjadikan lele lebih cepat beradaptasi dan nyaman sehingga pengembangbiakan nya menjadi lebih cepat.

Ancaman (Threats) Faktor cuaca ekstrem merupakan ancaman signifikan yang perlu mendapat perhatian. Perubahan iklim dan banjir dapat menyebabkan kematian ikan lele secara massal, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi bagi dunia usaha. Oleh karena itu, membangun sistem pengelolaan lingkungan yang baik merupakan langkah yang mutlak diperlukan. Ancaman lainnya adalah ketatnya persaingan di pasar budidaya ikan lele. Semakin banyak peternak lele maka persaingan pun akan semakin meningkat.Untuk mengatasi ancaman tersebut diperlukan strategi pemasaran yang tepat, termasuk diferensiasi produk dan inovasi bisnis, agar tetap mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Adanya predator pemakan lele yang dapat menganggu proses pengembangan usaha lele di embung Air Songsang

Hasil analisa SWOT ini menunjukan bahwa salah satu usaha yang cocok untuk memanfaatkan kembali air yang ada di embung Air Songsang ini adalah dengan adanya ternak lele. Perlu adanya perhatian bersama bahwa ternak lele merupakan ternak ikan yang paling cepat perkembangannya dan paling mudah untuk dikelola. Apalagi dengan media embung ini menjadikan tempat ternak lele yang menyatu langsung dengan alam yang menyerupai habitatnya.